Sobat Food Cycle

March 12, 2019

Udara malam mulai menusuk sendi-sendi tulang Pak Broto yang telah menua. Tak ada pilihan selain mengais – ngais gunungan sampah hanya untuk mengumpulkan sesuap nasi untuk keluarga. Hatinya gundah, terbayang-bayang sekelebat bayi mungil dengan perut keroncongan yang menunggunya di rumah. Belum lagi dengan pisang dagangannya yang telah membusuk, tak bernyawa di gerobak dorongnya yang usang.

Sobat Food Cycle, tahukah kamu bahwa 19 juta penduduk Indonesia hidup seperti Pak Broto? Rata-rata nasi terbuang 5000 kg / hari atau setara dengan 13 juta ton/ tahun. Bisa di bayangkan, ini sama beratnya dengan 500 kali berat Monas !  Padahal bila dikumpulkan, 28 juta penduduk bisa diselamatkan dari bencana kelaparan.

Ironinya, Pak Broto adalah salah satu contoh petani yang hidup melarat di negeri yang sektor pertaniannya pernah menjadi pilar negara. Sayangnya. kini Indonesia belum mampu bangkit lagi memberikan potensi besarnya melalui pertanian. Hal ini juga diperparah dengan masuknya impor makanan murah ke Indonesia. Padahal data FAO menunjukkan 42% buah, sayuran serta 30 % makanan pokok tak layak makan, terbuang sia-sia, bahkan sebelum tiba di tangan konsumen di region Asia dan Pasifik, termasuk Indonesia.

Sobat Food Cycle tidak akan tega kan, bila ada di posisi Pak Broto dan keluarga? Jadi, ayo kita bersama-bersama bantu Food Cycle dalam program Food Rescue nya di bawah ini

 

(1) A Blessing To Share

(2) Bread Rescue

(3) Lunch Sharing

 

 

 

Please reload

Our Recent Posts

Sobat Food Cycle

March 12, 2019

A Blessing to Share: Gerakan Membantu Masyarakat Pra-sejahtera melalui Pesta Pernikahan

November 23, 2017

1/1
Please reload

Tags

Please reload

FOODCYCLE INDONESIA

+62 812-1041-3018

FoodCycle Hub: Ruko Petersburg - Gading Serpong. Jl Kelapa Puan Raya Blok AE1 No 5 

Bank Account: Yayasan Daur Pangan Nusantara - BCA - 5255800911